Blue Morpho, Kupu-kupu Sayap Raksasa

oleh -300 views
Blue Mopho yang tengah hinggap di atas daun

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kupu-kupu adalah spesies serangga Lepidoptera, memiliki lebih dari 180.000 spesies. Hewan ini memiliki tampilan sayap yang indah dalam berbagai pola dan warna. Salah satunya adalah Blue Morpho, spesies kupu-kupu paling unik dan langka. (tezz)

Populasi Kupu-kupu Blue Morpho

Kupu-kupu Blue Morpho merupakan salah satu spesies dari 30 Kupu-Kupu dalam subfamili Morphinae.Serangga bersayap indah ini dapat di temukan di sebagian besar kawasan hutan  di benua Amerika Selatan, termasuk Brasil, Kosta Rika, Kolombia, dan Venezuela.

Namun, sebagian kecil dari populasi Blue Morpho juga tersebar di seluruh benua Amerika Tengah dan Amerika Utara, terutama di  hutan hujan Amazon yang paling banyak di cari.

Blue Morpho mencari makanan dengan menggunakan antena

Untuk  bertahan hidup, kupu-kupu ini memakan berbagai tanaman, terutama  yang berasal dari kacang-kacangan. Selain itu, mereka juga memakan buah busuk dengan cara menghisap cairan manis dari buah  melalui mulutnya yang panjang. Serangga ini memiliki reseptor aroma pada antena mereka untuk mengetahui di mana makanan mereka.

Memiliki Sayap Berukuran Raksasa

Kupu-kupu morpho biru sangat populer karena memiliki bulu berwarna biru cerah dan mengkilat. Namun, warna biru  hanya dimiliki oleh morfo biru jantan. Morpho betina biru cenderung memiliki warna bulu coklat, kuning dan hitam.

Ketika mereka melebarkan sayapnya, ukuran panjang sayapnya bisa sampai 8 inch / 20 cm yang membuatnya masuk ke dalam salah satu spesies kupu-kupu terbesar di dunia.

Di alam liar, kupu-kupu morpho biru sangat rentan terhadap pemangsa karena warna mencolok dari mereka yang dapat menarik perhatian predator alami mereka yaitu burung.

Baca juga: Pygmy Marmoset, Si Monyet Kerdil nan Lucu

Memiliki alat pertahanan dan kamuflase dari Predator

Sebelum berubah menjadi kupu-kupu, yaitu manjadi telur berwarna hijau pucat yang menetas dan berubah menjadi ulat dengan kombinasi warna coklat dan kuning cerah. Kemudian menjadi ulat.

Nah, pada saat menjad ulat, mereka dapat menyebabkan gatal-gatal dan rasa panas jika  menyentuh mereka. Selain itu,  morpho biru juga dapat mengeluarkan bau serta berkamuflase ketika merasa terancam.

Memiliki hidup pendek

Di alam liar, keberadaan morfo biru sangat sulit  ditemukan. Hal ini menunjukkan bahwa populasi kupu-kupu jenis ini semakin menurun di habitat aslinya. Selain faktor  morpho biru yang sangat mudah memangsa predator.

 Hewan ini hanya bisa bertahan hidup selama 115 hari. Selain itu, adanya perburuan liar yang banyak dijual ke pengepul membuat populasinya semakin langka.

Sumber : idntimes.com & wikipedia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.