Ekaltadeta, Leluhur Kangguru Karnivora

oleh -228 views
Ekaltadeta, Si Kanguru pembunuh

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kangguru yang kenal saat ini merupakan hewan yang memiiki kantung, bisa melompat dan lucu. Namun, tak di sangka hewan yang satu ini memiliki leluhur yang menyeramkan dan pemakan daging yaitu Ekaltadeta.(tezz)

Ekaltadeta atau kangguru pembunuh adalah hewan predator pra-sejarah mirip kangguru yang telah punah di Australia yang muncul dari masa Oligosen Akhir hingga Miosen.

Morfologi Ekaltadeta

Hewan yang satu ini memang memiliki postur tubuh seperti hewan pengerat yang sering kita lihat seperti Tikus. Berat hewan yang satu ini memiliki berat badan kurang lebih normalnya 5 – 10 Kg. Setara kita menggendong bayi berumur 5 tahun atau menggendong 2 ekor kucing yang terkena Obesitas.

Memiliki bentuk gigi yag unik

Memiliki Gigi yang pipi namun besar dan bergerigi yang terletak di bawah rahangnya yang menghadap ke atas. Gigi premolar ketiga dewasa, yang umum di temukan di semua Ekaltadeta. Beberapa spesies sebenarnya juga memiliki “taring” pemangsa yang panjang.

Memiliki jenis corak yang berbeda

Punggungya memiliki corak totol putih yang mirip seperti Rusa, namun ada juga Ekaltadeta yang memilik motif belang di punggung sampa ekornya, serta ada juga yang tidak memiliki corak.

Tidak bisa melompat namun bisa berlari cepat

Kanguru yang sering kita lihat mereka lincah melompat. Namun berbeda dengan Ekaltadeta tidak bisa melompat seperti kanguru saat ini, namun berlari seperti kuda dan kecepatan hewan yang satu ini cukup gesit.

Baca juga : Beberapa Fakta Menarik Tentang Secretary Bird, Si “Sekretaris Mempesona”

Makanan Ekaltadeta

Hewan yang satu ini sering memburu hewan-hewan kecil seperti burung, ikan, cacing dan serangga. Namun sesekali hewan tersebut mengkonsumsi buah sebagai pelancar pencernaan.

Ekologi hewan tersebut

Habitat hewan satu ini tinggal di dalam hutan tepatnya di semak-semak dan berteduh di sela-sela batu sebagai tempat tinggalnya, Hidup berkelompok secara kecil dengan jumlah 3-4 ekor.Ekaltadeta bereproduksi sama halnya dengan tikus, yaitu sampai 4 ekor. Lebih aktif di malam hari.

Fosilnya sendiri telah di temukan di bagian barat Queensland, tepatnya di Riversleigh Fossil Fields.

Fosil kepala Ekaltadeta

Sumber : dinopedia.fandom.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.