Intip Chapter 702 The Queen of Everything

oleh -7 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat! Kali ini kami membawakan cuplikan dari novel Cina berjudul The Queen of Everything yuk simak. Kini kita akan intip chapter 702. Intip sekilas cuplikan dari bab pertamanya di sini. (Nd

Intip Chapter 702 The Queen of Everything

Su Cha menatapnya dan menggelengkan kepalanya. “Aku belum pernah melihatnya sebelumnya.”

Mata Han Yongbing menyipit.

Belum pernah melihatnya sebelumnya?

Dia berbalik untuk melihat Lolita kecil itu. Lolita kecil masih tersenyum pada Su Cha. Han Yongbing merasa ada yang tidak beres setelah sekian lama. Bukankah wajah orang biasa menjadi kaku setelah tersenyum begitu lama?

Dia jelas gadis kecil yang manis. Pada saat ini, Han Yongbing merasakan hawa dingin di hatinya saat dia menatapnya. Namun, dia masih berjalan dan menatap gadis kecil di depannya. Dia mencoba berbicara dengan lembut. “Gadis kecil, darimana asalmu? Kami adalah kru produksi. Kami akan syuting nanti. Jika Anda di sini untuk mencari seseorang, saya akan meminta seseorang untuk membawa Anda ke sana. Jika Anda menerobos secara kebetulan, lelaki tua di sini hanya bisa meminta maaf. Anda harus berdiri di luar dan menonton. Anda tidak bisa masuk. “

Jarang bagi Han Yongbing untuk berbicara begitu sopan. Pesta lainnya adalah seorang gadis berusia 12 tahun. Dia memenuhi syarat untuk memanggilnya orang tua.

Setelah dia mengatakan itu, tatapan gadis kecil itu beralih padanya.

Senyuman di bibirnya perlahan menghilang.

Pada saat itu, Han Yongbing merasa lebih takut. Dia tiba-tiba merasa bahwa Lolita kecil ini mungkin saja tetap tersenyum.

Suasana mencekam sejenak. Han Yongbing tidak tahu apa yang dia rasakan. Dia dekat dengannya. Ketika dia melihat senyum gadis kecil itu menghilang, dia memperhatikan bahwa mata hitam besarnya sangat cerah, tetapi mereka mengeluarkan kabut yang kuat yang membuat orang merasa tidak nyaman.

Namun perasaan ini hanya bertahan sesaat. Tiba-tiba gadis kecil itu tersenyum lagi.

Senyuman ini jauh lebih tulus. Dia mengangguk dan berkata dengan patuh, “Oke!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.