Merdeka Belajar Pulihkan Pendidikan! Apa Iya?

oleh -17 views
merdeka belajar

ZETIZEN RADAR CIREBON – Program belajar yang Kemendkbud keluarkan setelah Kurikulum 13 menjadi program belajar yang pro-kontra. Kurikulum merdeka belajar adalah kurikulum yang di mana kita bisa mempelajari banyak hal yang tidak sesuai dengan jalur.

Memang dengan ini, murid tidak terpatok dengan satu bidang pelajaran saja dan dapat membuka wawasan dari murid. Tapi di lain sisi, jumlah pelajaran, tugas, materi yang perlu  mereka pelajari juga bertambah.

Dampak Positif

Di lansir dari kompasiana, dampak positif dari adanya kurikulum merdeka belajar ini adalah anak tidak lagi belajar secara sama. Malah memberikan ruang terbuka untuk anak mengeksplorasi dan mengekspresikan keinginan minat dia belajar di mana.

 Supaya kedepannya anak memiliki jiwa kompetensi yang baik dan karakteristik yang baik pula. 

Dampak positif lainnya adalah pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak membosankan sehingga membuat peserta didik menjadi nyaman dan enjoy dalam pembelajaran.

Mendikbudristek mengungkapkan bahwa Presidensi G-20 Indonesia terus mendorong Merdeka Belajar kolaborasi global dalam pemulihan pendidikan pascapandemi Covid-19.

Hal tersebut dinyatakan Nadiem Makarim dalam Upacara Bendera Peringatan Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2022).

“Melalui Education Working Group (EdWG), Indonesia telah memberikan contoh kepada dunia tentang beragam program Kampus Merdeka yang melatih dan membekali generasi muda untuk memasuki dunia kerja sejak di bangku kuliah dengan hak belajar di luar kampus,” ujar Nadiem lewat keterangan pers tertulis, Rabu (17/8/2022).

Problematika

Akan tetapi di balik indahnya dampak positif yang di berikan kurikulum merdeka belajar ini, ada pula dampak negatif yang di berikan oleh kurikulum ini.

Mulai dari SDM guru yang kurang memadai dalam pembelajaran kurikulum merdeka. Lalu kurang matang dalam meriset dan mempertimbangkan dari dampak apabila di laksanakannya kurikulum merdeka belajar ini. 

Terus apa dampak yang di berikan apabila kurikulum ini di terapkan kepada para remaja? Dampaknya mungkin bisa saja bagi beberapa remaja yang memang memiliki pemikiran yang pintar.

Dia akan menjadikan kurikulum ini sebagai peluang dalam dirinya untuk mencari kepintaran di bidang lain, sehingga dia memiliki berbagai pemahaman akan materi yang ia terima.

Sedangkan untuk remaja yang mungkin dia ankanya agak malas dan agak kurang konsisten dalam menjalaninya yaa bisa jadi ini adalah sebuah halangan.

Membuat peserta didik ini menjadi tidak nyaman dalam pembelajaran yang dia terima yang ada anak ini malah tidak mau untuk mengambil atau menjalankan tugas lintas mata pelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.