Dampak dari Kasus Amini Jilbab dan Cadar Dibakar

oleh -5 views
Source: https://static.prod.iranwire.com/

ZETIZEN RADAR CIREBON– Setelah kejadian kasus Amini yang hangat sejak minggu lalu, aksi protes terjadi di sejumlah kota di Iran. Para pelaku aksi protes mayoritas kaum perempuan. (IND)

Perempuan telah memainkan peran penting dalam aksi demonstrasi kali ini. Di tengah aksi protes, mereka melambaikan dan membakar cadar mereka. Beberapa wanita bahkan memotong rambut mereka di depan umum sebagai tantangan langsung kepada para pemimpin ulama.

Karena kemarahan publik terhadap kasus itu, para pengunjuk rasa membakar kantor polisi dan kendaraan. Hal ini terjadi di Teheran dan kota-kota lain di Iran. Sepertinya, kejadian ini menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kerusuhan akan mereda.

Dalam sebuah pernyataan, Pengawal Revolusi Iran menyatakan simpati kepada keluarga dan kerabat Amini. “Kami telah meminta pengadilan untuk mengidentifikasi mereka yang menyebarkan berita palsu dan desas desus di media sosial serta di jalan dan yang membahayakan keselamatan psikologis masyarakat dan untuk menangani mereka dengan tegas,” kata Garda Revolusi Iran, yang telah menindak protes di masa lalu.

Situs berita Iran melaporkan bahwa kementerian Intelijen Iran juga mencoba untuk memecah momentum demonstrasi dalam kasus Amini, dengan mengatakan bahwa menghadiri protes adalah ilegal dan siapa pun yang ambil bagian akan menghadapi tuntutan.

Baca Juga: Update Aksi Protes Kematian Mahsa Amini

Kata Departemen Keuangan AS, Amerika Serikat pada hari Kamis menjatuhkan sanksi pada polisi moral Iran, menuduh mereka melakukan pelecehan dan kekerasan terhadap wanita Iran dan melanggar hak-hak pengunjuk rasa Iran yang damai.

Awalnya, aksi protes terkonsentrasi di Barat laut Iran yang berpenduduk Kurdi karena Amini sendiri berasal dari provinsi Kurdistan. Kemudian, menyebar ke ibu kota dan setidaknya 50 kota besar dan kecil. Polisi menggunakan kekuatan untuk membubarkan pengunjuk rasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.