Productivity Shame! Merasa Bersalah karena Belum Produktif

oleh -23 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kamu merasa semua kerja keras yang kamu lakukan belum cukup hingga kamu melupakan istirahat. Tapi ketika kamu ingin beristirahat, ada rasa bersalah yang mengahantuimu seakan kamu tak ayak mendapatkannya. Itu namanya productivity shame.

Apa Itu Productivity Shame?

Hampir mirip dengan toxic productivity. Sudah mengerjakan banyak hal hingga berlebihan. Namun, kamu masih merasa bahwa tidak cukup produktif.

Kamu lagi istirahat, kemudian berpikir kalau waktu istirahat ini sebenarnya bisa dipakai untuk lebih produktif. Kemudian rasa bersalah pun muncul karena pemikiran ini.

Kedua kondisi di atas adalah inti dari productivity shame. Pertama, productivity shame adalah perasaan tidak pernah cukup melakukan sesuatu.

Tidak peduli seberapa banyak tugas yang sudah kamu selesaikan dan seberapa lama kamu bekerja, kamu akan selalu merasa bersalah walaupun telah membuat progres.

Kedua, productivity shame adalah perasaan tidak bisa melakukan hal-hal yang tidak produktif. Kamu akan merasa bersalah karena sudah membuang-buang waktu untuk istirahat atau melakukan hal-hal yang kamu sukai seperti menonton film, mendengarkan musik, dan lain sebagainya.

Baca juga: 8 Cara Produktif di Media Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.