Sinopsis F4 Thailand Episode 8 The Present Perfect (12)

oleh -13 views
f4-episode-1
source: news24xx

ZETIZEN RADAR CIREBON-  Drama Thailand F4 adalah versi Thailand dari Drama Boys Over Flower asal Korea Selatan atau Meteor Garden asal China. Penasaran dengan ceritanya?, yuk kita intip sinopsis F4 Thailand Episode 8 bagian 12. (IND)

F4 Thailand Episode 8 The Present Perfect bagian 12

Gorya jadi teringat mengenai Thyme yang rela pindah ke depan rumahnya dan menjalani kehidupan biasa. Pasti sangat sulit bagi Thyme untuk hidup demikian tapi dia berusaha keras. Sepertinya mereka berdua melakukan hal di luar kemampuan mereka. Paman Ga langsung memarahinya yang begitu mudah menyerah. Hal seperti ini butuh waktu dan mungkin saja dia akan melihat keajaiban melalui Thyme.

Setelah memikirkannya beberapa saat, Gorya memutuskan untuk memuatkan cookies sebagai hadiah ulang tahun untuk Thyme. Saking niatnya, dia sampai mempelajari video tutorialnya di sela-sela jadwalnya piket. Saat membuang sampah, dia melewati ruangan kepsek. Di dalam sana ada F4 yang lagi nongkrong. Mereka di sana karna Thyme ingin memakai kursi pijat yang pernah mereka hadiahkan untuk sekolah. Dia mengeluhkan beratnya kehidupan yang harus dijalaninya sebagai masyarakat biasa. Badannya sampai sakit harus tidur di kasur yang nggak empuk. Dia juga kesulitan mencuci pakaian. Untunglah dia pintar. Jadi, dia membawa pakaiannya ke laundry kemudian menjemputnya di keesokan harinya. Tapi di hadapan Gorya, dia berpura-pura kalau dia mencuci pakaiannya sendiri. Ada lagi, di lingkungan sana ada isu mengenai pencuri, jadi dia menempatkan tim keamanannya di lingkungan tersebut. Yang penting dia harus memenangkan hati Gorya. Rencana cerdasnya mampu membodohi Gorya yang bodoh.

Gorya yang mendengar semuanya tentu marah. Dia langsung menerobos masuk dan menghajar Thyme dengan kantong sampah di tangannya. Saat Thyme nggak berdaya dipukuli, F3 bergegas pergi dari sana, nggak mau terlibat.

Baca Juga: Plot Dan Prolog Drama F4 Thailand – Boys Over Flowers

Meski sudah memukuli Thyme, Gorya masih saja kesal sudah ditipu. Pas sekali di tempat pembuangan sampah ada sampah poster Thyme, ya udah, Gorya lampiaskan saja dengan mencorat-coret wajah Thyme di poster itu. Hal itu kelihatan sama seorang siswa yang kebetulan adalah pemuda yang membantu Gorya di laundry tempo hari. Nama pemuda itu adalah Talay.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.