Spoiler Chapter 770 To My Dear Mr. Huo

oleh -9 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat! Kali ini kami membawakan cuplikan dari novel Cina romantis berjudul, To My Dear Mr. Huo, yuk simak. Kini kita akan intip chapter 770. Jika kamu belum menyimak chapter 1, yuk baca di sini(Nd)

Spoiler Chapter 770 To My Dear Mr. Huo

Setelah makan malam, ibu Li menarik kamu Zhen untuk mengobrol dengannya dengan sangat ramah. Adapun Li Junsheng, jarang dia kembali. Ayahnya memanggilnya ke ruang belajar dan mengatakan bahwa dia memiliki sesuatu untuk dikatakan.

Li Junsheng tidak ada, dan Ye Zhen sebenarnya menderita di dalam hatinya karena ingin berduaan dengan ibunya.

Ibunya telah meninggal lebih awal. Setelah bertahun-tahun, dia jarang memiliki pengalaman bergaul dengan tetua wanita. Adapun Chen Wan, tidak apa-apa jika dia tidak menyebutkannya.

Namun, sikap lembut ibu Li memungkinkannya untuk perlahan-lahan rileks.

Ketika dia ditanya beberapa pertanyaan yang sudah dia persiapkan dengan Li Junsheng, dia juga bisa dengan cepat menjawab jawabannya.

Misalnya, bagaimana Anda dan Junsheng bertemu. Sudah berapa lama kamu mengenal Junsheng? Apakah Junsheng bertemu orang tuamu?

Nada suaranya sangat ramah. Selain sedikit gugup pada awalnya, Ye Zhen perlahan melepaskannya.

Terlebih lagi, dia telah menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan Li Junsheng sebelumnya. Jawabannya sangat halus dan tidak goyah sama sekali.

Mengetahui bahwa Li Junsheng hanya mengenal kamu Zhen karena Lu Manjiang, ibu Li tidak terkejut. Dengan kepribadian putranya, akan terlalu sulit baginya untuk bertemu wanita lain.

Dia bisa melihat senyum di wajah ibu Li semakin cerah. Pada awalnya, dia masih merasa bersalah karena menipu orang yang lebih tua.

Tapi perasaan bersalah ini segera menghilang. Dia bukan orang yang berbohong, dan dia bukan orang yang memintanya untuk berbohong. Jika ibu Li benar-benar ingin menyalahkan seseorang, dia bisa menyalahkan Li Junsheng.

Setelah menjawab pertanyaan ibu Li, dia duduk bersamanya sebentar. Akhirnya, dia melepaskannya dan membiarkannya kembali ke kamarnya untuk beristirahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.