Spoiler Chapter 777 To My Dear Mr. Huo

oleh -11 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat! Kali ini kami membawakan cuplikan dari novel Cina romantis berjudul, To My Dear Mr. Huo, yuk simak. Kini kita akan intip chapter 777. Jika kamu belum menyimak chapter 1, yuk baca di sini(Nd)

Spoiler Chapter 777 To My Dear Mr. Huo

Dia memikirkan apa yang dikatakan Ling Xuan, dan..

“Kau tidak percaya padaku?”

Wajah wanita muda itu penuh keraguan, yang membuat Li Junsheng sedikit tidak puas. Dia tidak bisa membantu tetapi meremas telapak tangannya.

“Aku percaya padamu.” Sekarang dia berada di pelukannya dan dia menatapnya, Ye Zhen punya banyak alasan untuk mempercayainya. jika dia berani mengatakan bahwa dia tidak percaya padanya, dia mungkin akan menekannya lagi, seperti kemarin.

Dia tidak bisa menerimanya.

Li Junsheng menatap mata kamu Zhen. Dia tahu betul bahwa apa yang dikatakan wanita itu tentang memercayainya hanyalah kata-kata.

Matanya menjadi gelap. Dia lebih sabar dengan kamu Zhen daripada yang dia kira.

“Percaya saja padaku.”

Ye Zhen tidak mengatakan apa-apa. Hatinya penuh dengan ketidakpastian. Tapi merasakan pelukan dan auranya…

Dia berkata pada dirinya sendiri bahwa mungkin dia bisa mencoba mempercayainya sekali saja.

Merasakan perubahan halus dalam emosinya, mata Li Junsheng dipenuhi dengan senyuman. Dia memeluknya erat.

Ye Zhen menggerakkan tubuhnya dengan tidak nyaman. “Itu panas.”

“Panas begitu saja?” Li Junsheng mencondongkan tubuh ke dekat telinganya. “Lalu apa yang akan saya lakukan nanti, bukankah itu akan membuat Anda lebih panas?”

Wajah Ye Zhen pucat. Dia menatapnya dengan menyedihkan. “Jangan datang. Saya sedang kesakitan.”

Sebenarnya, itu tidak terlalu menyakitkan lagi. Hanya saja dia tidak memiliki kekuatan. Li Junsheng melihat kelicikan di matanya dan tidak mengeksposnya.

Namun, dia masih menggigit bibirnya seolah-olah dia sedang menghukumnya. “Aku akan membiarkanmu pergi.”

Dia meletakkannya kembali di tempat tidur. Dia menatap bahunya yang halus dan bulat. Dan..

Ye Zhen sedikit gugup karena tindakannya. Meskipun itu bukan pertama kalinya dia tadi malam, dia benar-benar terlalu sulit untuk disiksa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.