Spoiler Chapter 797 To My Dear Mr. Huo

oleh -6 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat! Kali ini kami membawakan cuplikan dari novel Cina romantis berjudul, To My Dear Mr. Huo, yuk simak. Kini kita akan intip chapter 797. Jika kamu belum menyimak chapter 1, yuk baca di sini(Nd)

Spoiler Chapter 797 To My Dear Mr. Huo

Li Junsheng duduk di bak mandi dan menatap kamu Zhen. Ada sedikit senyum yang tersembunyi di matanya.

Gadis kecilnya mungkin tidak menyadarinya sendiri, tetapi sikapnya terhadapnya telah banyak berubah sejak awal.

Gadis kecilnya mungkin tidak menyadari perubahan ini, tapi dia menyadarinya.

“Paman Li, lain kali kamu menemukan sesuatu seperti ini, jangan menjadi orang pertama yang masuk.”

“Oke.”

“Sebenarnya itu bukan urusanmu. Ada begitu banyak orang—“

Ye Zhen tidak bisa melanjutkan. Pikiran ini sebenarnya sedikit egois. Ketika dia masih warga negara biasa, dia berharap pejabat pemerintah zhengzhi mereka akan berbuat lebih banyak.

Tetapi suatu hari, ketika dia menjadi anggota keluarga pejabat ini, dia hanya berharap mereka akan aman.

Api itu bukan lelucon. Jika terjadi sesuatu—

“Oke.”

Setelah kamu Zhen selesai mengeluh, dia mengambil handuk dan hendak memandikan Li Junsheng. Tetapi pada saat ini, dia tiba-tiba menyadari masalah dan berhenti bergerak.

Li Junsheng memperhatikan wajahnya memerah sedikit demi sedikit. Dia memandangnya yang berdiri di sana tanpa bergerak dan pura-pura bingung.

“Apa yang salah?”

“Paman Li.” Ye Zhen menyerahkan handuk itu kepada Li Junsheng dengan wajah memerah. “Kamu hanya melukai satu tangan. Anda bisa melakukannya sendiri.”

“Tapi, aku takut menyentuh lukanya.”

“Kamu -” kamu Zhen menggertakkan giginya. Airnya sangat jernih. Dia melihatnya sekilas. Itu di dalam air, itu—

Dia menarik pandangannya. Pada saat ini, dia masih dalam mood untuk linglung. Dia benar-benar berkata, “Paman Li, kamu bisa mandi sendiri.”

“Baiklah.” Li Junsheng tidak keberatan. Dia mengambil handuk, tetapi tangannya tiba-tiba mengendur. Handuk yang basah kuyup dengan air jatuh ke lengannya yang terluka.

“Ci-“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.