Yuk Ketahui Caranya Curhat dengan Sehat

oleh -11 views
curhat

ZETIZEN RADAR CIREBON – Hai, Sobat apa kamu tipe orang yang suka curhat tentang masalahmu? Nggak masalah untuk bercerita masalah ke seseorang, asal kamu punya hubungan yang dekat dengan orang yang ingin kamu ajak cerita.

Dan juga untuk menceritakan masalahmu, kamu tak bisa hanya dengan asal bercerita karena bisa mengakibatkan emotional dumping. Agar kamu bisa curhat dengan sehat, berikut ini ada 5 caranya yang di lansir dari idntimes.

1.      Fokus pada masalah utama dan jangan ngawur

Siapa yang kalau curhat sering banget gak fokus dengan satu permasalahan? Ketika tengah berbicara, kamu merasa ada topik yang menarik dibahas dan akhirnya topik curhat berganti. Ujung-ujungnya, setelah bercerita, kamu bingung, inti permasalahanmu apa?

Nah, kalau kamu saja bingung dengan ceritamu sendiri, orang yang mendengar pun bakal bingung lho! Akhirnya setelah curhat kamu merasa kurang puas, sedangkan pendengarmu sudah lebih dulu lelah mendengar.

2. Tidak mengulang-ulang masalah yang sama

Selain curhat gak fokus, seringkali kita juga mengulang-ulang cerita yang sama. Mungkin saja, kamu mengulang-ulang untuk menegaskan masalah, atau gak merasa puas dengan curhat sebelumnya. Padahal, temanmu yang mendengarnya bisa merasa lelah, lho.

Baca juga: Ketahui Bahaya dari Suka Curhat di Media Sosial

Mengulang masalah yang sama serupa dengan mengulang kesalahan yang sama. Sekali dua kali sih gak apa. Tapi kalau dari dulu masalahnya itu-itu aja, temanmu bisa berpikir kamu gak berkembang.

3. Bercerita dengan netral

Saat bercerita, sering kali kita memposisikan diri kita sebagai sang protagonis. Kita tidak ingin terlihat buruk dan akhirnya bisa mencampurkan opini hingga fakta semu untuk memperkuat cerita.

Kalau kamu sering melakukan ini, curhatmu jadi gak sehat, lho. Bercerita tidak netral bisa membuat orang lain salah paham. Gak hanya itu, masalahmu yang tadinya sederhana malah bisa menjadi lebih rumit karenanya.

4. Terbuka akan sudut pandang lain dari pendengar

Saat kamu bercerita tentang masalahmu pada orang lain, jangan bersikap defensif dan keras kepala. Kamu juga perlu terbuka dengan sudut pandang lain dari sisi pendengarmu.

Mendengar sudut pandang lain bisa membuatmu lebih netral dalam melihat suatu masalah. Selain merasa lebih lega, kamu pun akhirnya juga bisa lebih bijak dalam mencari solusi permasalahanmu.

Baca juga: Katarsis! Definisi dan Cara Melakukannya

5. Mau mengakui kesalahan

Melanjutkan poin sebelumnya, saat curhat kamu bisa disadarkan pendengarmu akan kemungkinan adanya kesalahan yang kamu lakukan. Kamu pun juga harus berani mengakui bahwa kamu salah.

Tidak ada gunanya terus merasa dirimu korban. Teman curhatmu pun bakal lelah dan merasa kamu terlalu keras kepala. Dia bisa merasa kamu memang pantas mengalami masalah terus-menerus, karena gak pernah mau mengakui kesalahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.