,

Fakta Unik Biawak Hijau, Si Kadal Besar Berwarna Hijau

oleh -296 views
Fakta-Unik-Biawak-Hijau-Si-Kadal-Besar-Berwarna-Hijau
Biawak hijau atau emerald tree monitor  merupakan kadal cantik yang hidup di hutan hujan tropis Indonesia dan Papua Nugini.

ZETIZEN RADAR CIREBON – Biawak adalah sebangsa reptil yang masuk ke dalam golongan kadal besar, suku biawak-biawakan (Varanidae). Biawak dalam bahasa lain disebut sebagai bayawak (Sunda), menyawak atau nyambik (Jawa), berekai (Madura), dan monitor lizard atau goanna (Inggris). Biawak banyak macamnya. Salah satunya Biawak Hijau atau Emerald Tree Monitor yang akan di ulas fakta mengenai mereka yang katanya spesies betinanya menyimpan telurnya di sarap rayap, mengapa bisa seperti itu? Yuk, simak artikel berikut ini yang bersumber dari A-Z Animals. (tezz)

Pengenalan umum dari biawak hijau

Memiliki nama ilmiah Varanus prasinus. Biawak hijau atau emerald tree monitor  merupakan kadal cantik yang hidup di hutan hujan tropis Indonesia dan Papua Nugini. Mereka juga ditemukan di pulau-pulau di Selat Torres dekat Australia.

Warnanya yang hijau cerah, tubuhnya yang ramping, dan ekornya yang panjang menjadikannya salah satu anggota keluarga monitor yang paling mencolok. Reptil cerdas ini dikenal karena perilaku sosial dan keterampilan berburunya yang ganas.

Baca juga: Fakta Unik Inca Tern, Si Burung Berkumis Menggemaskan

Arti nama ilmiah hewan satu ini

Kata varanus berasal dari kata Arab untuk monitor, dan prasinus adalah bahasa Latin untuk hijau. Ia merupakan anggota subgenus Euprepiosaurus. Ini terkait erat dengan monitor pohon lain yang hidup di berbagai belahan dunia. Grup ini meliputi: V. beccarii, boehmei, bogerti, keithhornei, kordensis, macraei, reisingeri dan telenesetes.

Lanjutan artikel ini ada di halaman berikutnya …

Baca artikel lainnya juga:

Penampilan biawak hijau

Sesuai dengan namanya, ia memiliki warna  yang bisa berkisar dari hijau pucat hingga pirus tua. Ia memiliki tubuh yang panjang dan anggota badan yang panjang dan ramping yang berakhir dengan cakar yang tajam.

Biawak hijau ini memiliki bintik-bintik biru tua atau hijau di punggungnya. Ini memiliki sisik dalam warna berbeda yang memberikan tampilan bertekstur.

Rata-rata Emerald tree monitor ini memiliki panjang tiga kaki  dengan ekor dua kali lebih panjang dari tubuhnya atau sekitar 1,5 Meter. Tidak seperti anggota keluarga monitor lainnya, bentuknya tetap ramping seiring bertambahnya usia.

Biawak hijau merupakan hewan sosial

Mereka adalah spesies kadal yang paling sosial. Biawak hijau hidup dalam kelompok kecil yang terdiri dari jantan dominan, beberapa betina, beberapa jantan muda, dan biawak. Mereka memiliki banyak adaptasi yang memungkinkan mereka untuk hidup di lingkungan pilihan mereka.

Baca juga: Fakta Unik Inca Tern, Si Burung Berkumis Menggemaskan

Pemanjat dan sangat agresif terhadap mangsa

Mereka adalah pendaki yang sangat baik yang dapat melompat dari satu cabang ke cabang lain untuk mencari mangsa. Mereka mampu berperilaku agresif saat berburu mangsanya. Misalnya, mereka kadang-kadang akan mengambil hewan kecil dan memukul mereka dengan kibasan ekor mereka yang keras untuk membunuh mereka.

Habitat hewan satu ini

Mereka lebih menyukai iklim lembab, hidup di pohon palem, hutan hujan, bakau, dan perkebunan kakao. Mereka lebih suka daerah berhutan di mana mereka bisa memanjat dan bersembunyi.

Lanjutan artikel ini ada di halaman berikutnya …

Baca artikel lainnya juga:

Warnanya memudahkan mereka untuk menyamarkan diri di dedaunan yang lebat. Kelembaban tinggi penting karena mereka mendapatkan sebagian besar air dari udara di sekitar mereka.

Bertelur di sarang rayap

Biawak hiaju dapat kawin dan bereproduksi tiga kali setahun. Setelah kawin, monitor betina mengerami telur selama sekitar 165 hari.

Betinanya sering menggunakan gundukan rayap untuk membangun sarang mereka. Tingkat suhu dan kelembaban sarang ini sempurna untuk mengerami telur monitor. Biasanya, mereka memiliki tiga hingga tujuh telur dalam satu liang rayap. Saat telur menetas, baby monitor memakan rayap dan telur rayap.

Baca artikel lainnya juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.