,

Fakta Unik Singa Gunung, Spesies Kucing Besar Yang Suka Menyendiri

oleh -209 views
Fakta-Unik Singa-Gunung-Spesies-Kucing-Besar-Yang-Suka-Menyendiri
Singa gunung merupakan binatang mamalia karnivora yang tergolong dalam kelompok kucing besar yang dijumpai di kawasan benua Amerika.

ZETIZEN RADAR CIREBON – Singa gunung adalah jenis kucing liar asli Amerika Serikat. Nama hewan saru ini berasal dari bulunya yang berwarna cokelat, yang menyerupai warna  singa dan mendiami daerah pegunungan berbatu. Terlepas dari tingginya, ia termasuk dalam subfamili yang sama dengan kucing domestik mereka. Tahukah sobat kalau spesies kucing besar ini memegang rekor Guinness karena memiliki nama sebutan terbanyak? Dalam bahasa Inggris saja, singa gunung memiliki lebih dari 40 nama! Simak beberapa fakta menarik mountain lion yang wajib sobat tahu berikut ini! (tezz)

Memiliki banyak sebutan

Spesies singa gunung memegang rekor Guinness World Record dengan nama sebutan terbanyak di dunia. Bayangkan, dalam bahasa Inggris saja, Ia memiiliki lebih dari 40 nama! Kamu pasti mengenal sebutan lain singa gunung seperti cougar, puma, catamount, panther, mountain lion, mountain cat, red tiger, deer tiger, dan lain-lain. Bahkan kamu mungkin mengira bahwa mereka jenis kucing besar lain.

Singa gunung merupakan kucing terbesar di subkeluarga kucing kecil

Terlepas dari ukurannya, Kucing besar ini tidak termasuk dalam subfamili yang sama dengan kucing besar lainnya seperti singa dan harimau. Ia termasuk dalam subfamili Felinae dan merupakan kucing kecil dengan tulang hyoid yang dapat mendengkur, tetapi tidak  mengaum.

Ia memilik subfamili yang sama dengan cheetah, lynx,  kucing domestik atau kucing domestik. Oleh karena itu, singa gunung adalah kucing terbesar dalam kelompok kucing kecil.

Baca juga: Ikan Predator Malabar Wolffish si Serigala Air Dari Amerika

Merupakan kucing soliter

Hewan satu ini cenderung tidak hidup berkelompok, kecuali kelompok yang terdiri dari induk dengan anak-anaknya. Ketika menginjak usia dua tahun, ia mulai menyendiri. Namun, mengutip Discover Wildlife, beberapa ilmuwan di Panthera’s Teton Cougar Project menemukan bahwa singa gunung tidak sepenyendiri yang awal diduga. Mereka tetap saling bersosialisasi dengan frekuensi yang sama seperti kucing pada umumnya.

Lanjutan artikel ini ada di halaman berikutnya …

Baca artikel lainnya juga: