Raih Sarjana Teologi Berkat Skripsi yang Meneliti One Piece

oleh -17 views
skripsi

ZETIZEN RADAR CIREBON – Pernahkah kamu terpikir menggunakan anime sebagai objek peneitian skripsi kamu? mungkin pernah tapi memikirkan bahwa hal itu akan di tolak oleh dosen pembimbing. Tapi hal ini benar-benar di lakukan oleh mahasiswa UKI dan lulus menjadi sarjana teologi.

Faldy Ekal Tappe, mahasiswa angkatan 2018 program studi Teologi, Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja meraih gelar sarjana lewat skripsi dengan judul:

“Eklesiologi Trinitaris One Piece Telaah terhadap Relasi Kelompok Bajak Laut Topi Jerami dalam Anime One Piece Berdasarkan Pemikiran John D. Zizioulas dalam The One and The Many”.

Skripsi tersebut telah di presentasikan di hadapan penguji dan di anggap telah memenuhi syarat kelulusan untuk memperoleh gelar sarjana. Berdasarkan pemikirian John D. Zizioulas, Faldy mengatakan gereja tidak pernah ada dengan sendirinya, tetapi selalu berada di dalam relasi dan persekutuan dengan yang lain.

Hai inilah yang kemudian menjadi daya tarik bagi Faldy untuk meneliti anime One Piece, karya Eiichiro Oda sebagai bagian dari tugas akhir akademiknya. “Relasi antarmanusia tercermin baik dalam serial anime One Piece,” ujar Faldy dilansir dari laman resmi UKI Toraja pada Rabu, 19 Oktober 2022.

Baca juga: One Piece Selamatkan Pria dari Jeratan Narkoba

Dalam skripsi tersebut, Faldy menjabarkan mengenai karakter anggota dalam kelompok Topi Jerami dengan keunikannya masing-masing yang kemudian bersama-sama mengarungi laut untuk mencapai mimpi mereka. Faldy kemudian mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Faldy juga menambahkan bahwa masih banyak serial anime lain yang bisa di kaji dalam bidang teologi, salah satunya karya Masashi Kishimoto “Naruto” yang bisa menyadarkan musuhnya lewat ceramah.

Nakama Lain yang Menggunakan Anime Oe Piece sebagai objek peneitiannya

Di lansir dari laman detik, ketua Komunitas One Piece Indoensia, Ivan Tio mengungkapkan. Bahwa bukan hanya Faldy Ekal Tappe saja yang menggunakan one piece sebagai objek penelitian atau tugas akhir mereka.

“Istilah ‘mengerjakan sesuatu hal yang di sukai tidak akan buang-buang waktu dan malah menyenangkan’. Istilah itu yang banyak di gunakan oleh nakama-nakama lainnya,” tuturnya.

Skripsi itu, lanjut dia, adalah tugas akhir perkuliahan yang kerap memusingkan. Akhirnya banyak nakama yang menggunakan hal-hal di sekitar mereka yang sebagai hobi lalu menghubungkan dengan teori-teori tertentu.

Baca juga: 7 Alasan Kamu Perlu Masuk Kuliah Jurusan Psikologi

“Kebetulan kan penggemar manga dan anime sudah tahu banyak, baru mereka cari teori yang berhubungan dengan One Piece. Pastinya ngobrol juga dengan dosen pembimbing,” sambungnya.

Ivan Tio adalah salah satu nakama yang juga memakai One Piece sebagai bahan riset penelitiannya. Saat mengambil gelar sarjana Strata 1 jurusan Sastra Indonesia di Universitas Pamulang. Dia mengambil judul skripsi ‘Alur pada Komik One Piece Bagian Pertulangan Skypie Karya Eiichiro Oda dengan Pendekatan Struktural’.

Dia menyebutkan ada juga nakama lainnya yang berasal dari UIN Yogyakarta dan membahas mengenai film One Piece. Ivan Tio masih ingat, judul skripsi dari mahasiswa itu adalah ‘Etika Perang dalam Film Anime One Piece Movie: Z dalam Perspektif Islam’.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.