Sebelum Memberikan Saran, Perhatikan 5 Hal ini

oleh -14 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Setiap orang punya masalah, tapi tak semua orang bisa menceritakan masalahnya pada orang lain. Bukan karena mereka malu, tapi tak ingin orang di sekitarnya mengkhawatirkannya. Selain itu, banyak juga orang yang sok memberikan saran padahal beracun.

Tak semua solusi yang kita miliki bisa di pakai juga untuk orang lain, setiap orang punya kondisinya masing-masing. Jadi hati-hati dan perhatikan 5 hal berikut sebelum memberikan saran pada orang lain.

1. Perhatikan konteks

Pastikan Kamu mengetahui konteks saran yang diberikan. Salah memahami konteks bisa membuat saran yang diberikan malah menjadi boomerang yang menjatuhkan Kamu.

2. Saran yang tak diminta

Selalu perhatikan saran yang datang tanpa diminta. Orang yang suka memberikan saran yang tak di minta biasanya adalah orang yang paling banyak dan keras dalam memberikan saran. Namun jangan selalu percaya dengan saran mereka.

Biasanya saran tersebut hanya di landaskan pada kepentingan dan keinginan mereka sendiri untuk di dengarkan atau di anggap pintar dan penting.

Jadi, jika tujuan seseorang memberikan saran tanpa di minta hanya untuk mencari perhatian dan menunjukkan kepintaran mereka, sebaiknya lewatkan saja.

3. Motivasi

Bicara tentang motivasi, tanyakan pada diri sendiri apa yang di inginkan seseorang ketika dia memberikan saran pada Kamu. Apakah dia ingin mempengaruhi Kamu? Adakah bahaya laten yang di bawa saran-sarannya?

Ataukah saran tersebut pada akhirnya akan menguntungkannya dalam segi materi. Jadi, bertanyalah pada orang yang tepat. Saran yang baik biasanya datang dari pengusaha atau rekan kerja, karena ingin membuat Kamu menghasilkan uang, begitu juga mereka.

Jika Kamu bertanya pada teman yang memiliki rasa takut akan kegagalan, kemungkinan besar saran mereka merupakan cerminan ketakutan mereka sendiri yang pada akhirnya bisa memberikan dampak negatif pada Kamu.

4. Pengetahuan

Ada seseorang yang tampaknya tahu segalanya. Ya, kita semua kenal orang yang seperti itu. Orang semacam ini tampaknya mengetahui banyak hal, namun apakah informasi yang di milikinya bisa di percaya?

Lain kali ketika orang ini memberikan banyak saran, cobalah menjawab dengan “Wah, itu saran yang hebat sekali.

Dari mana Kamu mendapatkannya? Apakah dari buku atau lainnya?” Orang yang benar-benar tahu akan menyebutkan beberapa sumber pengetahuannya. Sementara orang yang cuma mulut besar pasti tak bisa menjawab pertanyaan Kamu barusan.

5. Pengalaman

Perhatikan pengalaman dengan saran yang di berikan orang tersebut. MIntalah saran tentang bisnis pada pengusaha atau pebisnis sukses. Bisa jadi seseorang yang sukses akan memberikan saran pada Kamu, namun dia sukses dalam bidang apa?

Apakah dia pernah membuka bisnis, atau di sukses dalam bidang lainnya? Jadi, pastikan Kamu mendapatkan saran dari orang yang memang berpengalaman di bidangnya, tidak sekedar sukses, namun memiliki bidang yang berbeda dengan Kamu.

Itu tadi lima ha yang harus kamu perhatikan sebelum menyarankan atau memberi solusi pada orang lain yang di lansir dari laman merdeka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.